Indonesia Meraih Juara Satu World Bank International Essay Competition 2010
Ditulis Oleh Duwi   
Senin, 05 Juli 2010

Rizka Mirzalina, anak bangsa yang berhasil  mencuri perhatian dunia dengan eseinya yang membahas dunia bisnis kreatif yang juga dapat menjadi inspirasi anak muda di seluruh dunia, berhasil menyabet juara satu World Bank International Essay Competition 2010.

Berangkat dari  topik  Youth Unemployment  yang diminta oleh world bank, Riska Mirzalina menyusun sebuah esei dengan judul “Creative Bussiness: The Art of Seeking Opportunity in Crissis”. Dengan esei-nya ini, Riskapun berhasil menyabet juara satu  di kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh World Bank tersebut.

Kompetisi yang bertajuk “International Essay Competition 2010” ini mengundang para pemuda seluruh dunia untuk mengirimkan esei dengan topic youth employment. Topik tersebut dipilih karena perhatian bank dunia terhadap tingginya presentase pengangguran anak muda usia 15 – 24 tahun di dunia. Angka presentase  ini lebih besar hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan pengangguran usia dewasa. Berdasarkan data dari International Labour Organization- 2008, presentase angka pengangguran usia muda diseluruh dunia ini diperkirakan hampir mencapai 15% di tahun 2009. Maka dari itu, World Bank menantang para pemuda di seluruh dunia dengan bertanya “how can youths be part of the solution”? 

Kompetisi yang menggelar seleksi finalnya bulan Juni 2010 lalu di Stockholm, Swedia ini memiliki juri-juri yang berkelas, seperti Carolyn Rush, dari AIESEC International dan Catherine Doody dari World Bank. Esei dinilai dari originalitas dan kreativitas para peserta dalam mengeksplor ide mengenai topik-topik yang diberikan.

Di dalam esei-nya, Riska mengaspirasi pandangannya mengenai peluang bisnis kreatif di tengah tantangan bisnis yang semakin hari semakin meningkat. Berbagai macam bentuk bisnis sebenanya dapat dijalankan oleh anak muda walaupun sekecil apapun itu. Selain itu, di esei ini Riska juga menceritakan tentang bisnis yang ia geluti sekarang sebagai bukti bahwa anak muda juga dapat membuat bisnis sendiri asalkan mempunyai kemauan dan usaha. Riska adalah founder sekaligus designer untuk woman fashion footwear miliknya yang bernama Klazamirza. Bersama dengan Klazamirza ini juga, Riska berhasil menjadi salah satu 59 pemenang kompetisi sebelumnya yaitu BYEE ‘09 (Bayer Young Environmental Envoy 2009).

Dengan esei-nya, Riska berhasil  mengalahkan Maria de Los Angeles Lasa dari Argentina yang menempati tempat kedua dan Maureen Omoro dari Kenya yang menempati tempat ketiga.

Diharapkan melalui pengalaman Riska ini dapat memberikan inspirasi kepada para pemuda Indonesia untuk melakukan kegiatan  kreatif dan positif yang  dapat menginspirasi anak muda lainya dan tentunya di tahap selanjutnya dapat membawa nama baik bangsa di mata dunia.

 

(Sumber: Dirangkum dari berbagai sumber)


 

 

 

Komentar
BaruCari
Hanya User yang teregistrasi dapat menulis komentar!
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
     
   Copyright ©2007 Bangga Indonesia.