Ekspansi Kopi Colol ke New York dan London

Satu lagi kopi kebanggaan Indonesia menjadi favorit warga internasional. Setelah Kopi Luwak dan Kopi Aceh, sekarang giliran Kopi Colol yang berasal dari Nusa Tenggara Timur  (NTT) yang menjadi perhatian.

Walau masih terhitung baru, yaitu mulai tahun 2013, Kopi Colol telah merambah konsumen kopi di New York dan London. Tahun lalu, pemerintah Manggarai Timur yang menjadi sentra produksi kopi ini mencatatkan ekspor kopi sebesar 150 ton. Lebih lanjut, biji olahan para petani dari kelompok unit pengolahan hasil (UPH),  merencanakan akan memproduksi sekitar  200 ton diekspor pada September-Oktober 2014.

Kopi Colol yang tergolong dalam kopi arabika ini memenuhi semua tahapan proses uji sertifikasi dan memenuhi syarat ekspor. Namun di awal April 2014, Control Union yang mengurus sertifikasi organik dan Rainforest, lembaga serfikasi kopi dunia   yang  berpusat di Casablanca akan mengutus timnya ke Colol melakukan ujian tahap akhir sebelum panen.

Uji dari Rainforest selalu lebih ketat, bukan  hanya menyangkut kualitas kopi dan semua standar organiknya. Namun juga dampak dari usaha kopi itu kepada petani kopi. Petani harus mendapatkan nilai lebih dari penjualan kopi yang juga menjadi tanggungjawab eksportir.

Konsumen kopi di Eropa dan Amerika menyukai  citarasa kopi NTT umumnya  yang masih alamiah. Citra ini harus dijaga, sehingga tetap memberi keuntungan kepada petani kopi yang saat ini masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Sumber: Tribunnews

 

  • Arri steffan

    Kopi Colol mantap..