Mahasiswa Indonesia Menemukan Metode Baru di Bidang Manufaktur

Agus Pramono, seorang mahasiswa Indonesia di Estonia berhasil menemukan sebuah metode bernama Metode Repetitive Press-Roll Bonding (RPRF) yang bisa diaplikasikan untuk industri manufaktur dalam bidang alutsista, otomotif, dirgantara, dan banyak lagi.

Agus yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Institute Mechanical & Materials Engineering Tallinn University of Technology Estonia ini memilih topik penelitian tersebut karena ide pembimbingnya. Sang dosen menginginkan metode proses pembentukan logam mampu menghasilkan bahan yang ringan dengan kekuatan tinggi.

Agus yang juga merupakan Dosen Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten tersebut menjelaskan, metode RPRF tersebut adalan metode terbaru terknologi severe plastic deformation yang ke-10. Setelah metode accumulative continuous extrusion dari Shenyang Tiongkok (2015), dan Accumulative Press Bonding (2014) dari United Kingdom.

Untungnya, dalam proses riset tidak ada kendala yang berarti. Semua fasilitas dan biaya ditanggung dan dipersiapkan oleh kampusnya yang didanai oleh Kementrian Riset Estonia. Pun dengan akses jurnal yang sangat mudah didapat. Kendala justru datang dari cuaca yang sempat drop hinga -30 derajat celcius, jadi menyulitkan Agus untuk melakukan mobilitas.

Hasil dari disertasi milik Agus ini tergolong baru, karena itulah Agus mendapatkan stipendium voucher 1000 Euro. Ia akan kembali ke Indonesia untuk mengajarkan ilmu yang didapatkannya.