Dari Sampah Rambut Menjadi Medali Emas


Berawal dari melihat banyaknya sampah rambut di salon, Samuel Benedict merasa tergelitik. Murid kelas 12 IPA di SMA Santa Laurensia, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan ini berpikir, apa yang bisa dilakukan supaya limbah rambut karena jumlahnya yang banyak. Ia-pun berinisiatif untuk mencari tahu informasi apa saja kandungan yang ada di rambut. Dari pencariannya, ia mengetahui ada zat keratin yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas cat.

Berhubung sedang ada tugas sains dari sekolah, Samuel akhirnya menuangkan idenya ke dalam tugasnya itu. Dari hasil penelitiannya, cat yang dilapisi ke benda berbahan dasar besi, Samuel menemukan campuran cat dengan ekstrak keratin 15 persen hasilnya lebih baik ketimbang yang tidak ada keratin.

Pihak sekolah yang tertarik dengan hasil penelitiannya, mendaftarkan Samuel dan rekannya Christopher Richard ke Genius Olympiad 2017 di Amerika Serikat. Samuel mengaku bahwa ia sempat minder berhubung lebih banyak peserta yang memiliki hasil penelitian yang lebih mumpuni. Meski begitu, Samuel dan Christopher tetap mempersiapkan bahan penelitian mereka sekaligus presentasi dengan maksimal di hadapan juri. Tanpa disangka, hasil penelitiannya tentang hubungan limbah rambut dengan cat menarik perhatian juri hingga akhirnya meraih medali emas bidang kimia.

Saat di olimpiade, Samuel menjelaskan cat yang ditambah ekstrak keratin akan lebih awet karena keratin tidak hanya melindungi secara fisik, namun juga secara kimiawi. Besi yang dilapisi dengan cat dengan ekstrak keratin, menurut penelitiannya lebih tahan asam dan tidak mudah korosi.